Kamis, 23 Januari 2014

Perkumpulan Pemuda Desa Sukamulya


I.                    SEJARAH
Perkumpulan Pemuda Desa Sukamulya tergabung atas dasar kebutuhan untuk menjalin kebersamaan dari para pemuda pada desa tersebut. Perkumpulan pemuda di Desa Sukamulya sudah berlangsung sejak lama, sebab memang sudah menjadi hukum alam pada sebuah lingkungan untuk memiliki perkumpulan pemuda. Berhubung kegiatan utama Perkumpulan Desa Sukamulya ialah melaksanakan latihan dan pertandingan sepakbola, maka nafas utama perkumpulan tersebut ialah hobi. Daya tarik utama perkumpulan tersebut ialah sepakbola. Maka tidak heran bahwa setiap anggotanya mahir dalam bermain sepakbola.

Perkumpulan Pemuda Desa Sukamulya bukanlah sebuah organisasi legal di Desa Sukamulya, sebab Desa Sukamulya tidak memiliki Karang Taruna atau organisasi legal lainnya. Perkumpulan pemuda inilah yang menjadi satu-satunya kehidupan dari para pemuda Desa Sukamulya saat ini.

 

II.                  PENGURUS

 
                Ketua dari perkumpulan pemuda tersebut ialah Yaya Sarya. Beliau merupakan pemuda separuh baya yang memiliki ketertarikan tinggi pada dunia persepakbolaan. Jumlah anggota Perkumpulan Pemuda Desa Sukamulya ialah sebanyak 28 pemuda. Dengan jumlah pemuda yang sedemikian banyak, setengah di antaranya bekerja di sawah sebagai petani. Jadi tidak heran bahwa mereka tidak bisa terlalu aktif dan tidak memiliki waktu yang cukup untuk membentuk sebuah kepengurusan. Mengingat perkumpulan ini hanya sekedar sebuah perkumpulan, bukan organisasi legal dari Kantor Kepala Desa, maka mereka tidak memiliki sistem kepengurusan. Hanya Yaya Sarya yang mengoordinasikan segala kegiatan perkumpulan ini, baik untuk latihan, ngariung, mengikuti pertandingan, maupun perlombaan di berbagai tingkat daerah.

Koordinator Desa  KKNM-PPMD Integratif Unpad Sedang Berbincang dengan Ketua Perkumpulan Pemuda Desa Sukamulya
 

III.                KEGIATAN

KEGIATAN RUTIN

               Perkumpulan Pemuda Desa Sukamulya memiliki kegiatan rutin setiap musim kemarau, yaitu latihan sepakbola di lapangan depan kantor desa. Latihan tersebut berlangsung setiap hari pada pukul 16.00 WIB.

 

Lapangan Sepakbola yang Dijadikan Tempat Kegiatan Rutin
 
 
KEGIATAN NON RUTIN

                   Demi mengembangkan potensi anggota-anggotanya, Perkumpulan Pemuda Desa Sukamulya mengikuti sejumlah perlombaan. Salah satu lomba yang pernah mereka ikuti ialah acara 17-an yang diselenggarakan oleh Desa Sukamulya dan perlombaan sepakbola antar desa yang di Kecamatan Ujung Jaya.

 

IV.                PRESTASI

                   Saat mengikuti perlombaan sepakbola 17-an, Perkumpulan Pemuda Desa Sukamulya mendapatkan juara 1. Hadiah yang mereka peroleh ialah seekor domba.

 

V.          MASALAH

                   Perkumpulan Pemuda Desa Sukamulya merupakan perkumpulan pemuda terbesar. Perkumpulan tersebut bernama Baharsel. Di balik perkumpulan tersebut, masih terdapat beberapa perkumpulan pemuda lainnya, yaitu  Pemuda Barojol dan Pemuda Mariuk yang lebih dikenal dengan sebutan Bomber. Pemuda Barojol, Pemuda Bomber, dan Pemuda Bahorsol sering ribut. Bahkan mereka pernah sampai dibawa ke kantor polisi saat perayaan Idul Fitri tahun 2013. Keributan tersebut terjadi karena persaingan saat di lapangan. Mereka sering beradu kemampuan sepakbola hingga menimbulkan kericuhan. Salah satu penyebab keributan antar pemuda di Desa Sukamulya adalah kurangnya acara silaturahmi. Mereka tidak memiliki wadah untuk berkumpul bersama dan tidak difasilitasi oleh Desa Sukamulya untuk membangun organisasi pemuda bersama. Sebenarnya pemuda-pemuda tersebut ingin untuk membuat organisasi legal supaya mereka dapat lebih berkembang dan bermanfaat bagi Desa Sukamulya.

 

 

0 komentar:

Posting Komentar